Minggu, 12 Agustus 2012

Expo Gabungan, Kenali Lebih Dekat Pakis Aji














Jepara(12/8/2012)—Setelah persiapan selama sekitar satu minggu, expo gabungan TIM II KKN-PPM Undip akhirnya berhasil diselenggarakan di Kecamatan Kembang, Jepara. Berlokasi di Bumi Perkemahan Sono Keling Desa Jinggotan, seluruh peserta KKN Kabupaten Jepara berkumpul sambil memamaerkan beragam potensi unggulan dari setiap desa yang mereka gunakan sebagai lokasi pelaksanaan KKN yang verlangsung sejak 16 Juli lalu.
Expo bertema “Bergelora dalam Berkarya, Memesona di Bumi Kartini” tersebut merupakan kerja sama antara tiga kecamatan yaitu Batealit, Pakis Aji dan mlonggo. Awalnya, kegiatan tersebut akan dilaksanakan di setiap kecamatan sebagai program kerja pengurus kecamatan. Namun, atas sebuah instruksi diubah menjadi expo gabungan karena alasan efektivitas dan efisiensi waktu.
Kembang terpilih menjadi tuan rumah pelaksanaan karena keputusan bersama oleh 4 Koordinator Kecamatan (Korcam) bersama DPL dan Koordinator DPL. Kembang menyatakan diri sebagai kecamatan yang telah siap dengan dana sekitar Rp 6 juta. Pakis Aji yang ketika itu memang telah berhasil membentuk panitia expo dan telah merancang acara akhirnya memutuskan untuk menyerahkan kepanitian kepada Kembang. Alasan finansial jelas merupakan hal utama. Mereka menilai bahwa kesiapan finansial akan menjadi awal kesiapan suatu program. Dengan sedikit kekecewaan, panitia expo yang telah menyiapkan proposal tersebut akhirnya disederhanakan untuk mempersiapkan expo gabungan.
Alasan yang sempat disampaikan Mufti, Korcam Pakis Aji adalah agar nantinya pihak LPPM dan rektor bisa menghadiri expo tersebut. Namun nyatanya, saat hari pelaksanaan, pihak yang ditunggu-tunggu tidak juga hadir. Acara siang itu hanya dihadiri oleh Sekretaris LPPM beserta staf Undip. Jika periode sebelumnya Bupati Jepara masih bisa menghadiri undangan, kali ini yang bersangkutan tak menampakkan diri sebagaimana Rektor Undip.   
Acara yang secara garis besar memiliki dua kegiatan utama yaitu pameran kebudayaan lokal serta pameran produk potensi unggulan di setiap stand itu secara resmi dibuka pukul 13.30 dan mulai sepi saat memasuki pukul 17.00. Dengan mengusung tema stand “Pakis Aji, Kenali Lebih Dekat, Cintai Bumi Kartini”, Pakis Aji mendapatkan stand bazar di sebelah kanan dekat pintu masuk. Ada delapan desa khusus Pakis Aji yang memamerkan potensi unggulan yaitu Desa Mambak, Suwawal Timur, Slagi, Kawak, Lebak, Bulungan, Plajan dan Tanjung. Produk yang mereka tampilkan beragam, dari makanan sampai ukiran. Selain itu Pakis Aji yang merupakan kecamatan baru di Jepara juga menampilkan Tari Golek Manis dan tim rebana perwakilan dari Desa Kawak.***(Tim Kecamatan KKN)

Rabu, 08 Agustus 2012

TIM II KKN-PPM ADAKAN UJIAN DI KANTOR KECAMATAN

Lebak (9/8/2012), setelah rabu malam Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) menginformasikan kepada delapan kordes di Pakis Aji untuk hadir ke Kantor Kecamatan Pakis Aji, keeseokan paginya seluruh mahasiswa KKN mendatangi lokasi untuk melaksanakan ujian.


Ujian dilaksanakan secara bertahap menurut jam yaitu pukul 09.00-10.00, 10.00-11.00 dan selanjutnya sampai seluruh peserta mengikuti ujian yang sebenarnya hanya berupa evaluasi pelaksanaan program selama tiga minggu di Pakis Aji Jepara.

TIM KECAMATAN KKN-PPM II BUATKAN BLOG KECAMATAN

tim kecamatan saat menyerahkan blog yang sudah jadi


Jepara (7/7/2012)—Di sela kesibukan penyusunan laporan di tingkat desa, tim kecamatan Pakis Aji akhirnya bisa menyempatkan diri untuk melaksanakan program yang telah termuat dalam LRK. Program pertama yang bisa direalisasikan adalah pembuatan web blog untuk Kecamatan Pakis Aji.
            Telah diketahui secara umum bahwa web blog merupakan satu dari sekian banyak media sosial yang telah berkembang di masayarakat. Pembuatannya yang begitu sederhana bisa menghasilkan keuntungan yang bermanfaat bagi penyampaian informasi mengenai Pakis Aji kepada khalayak umum baik di Jepara maupun secara nasional.
            Program yang dilatarbelakangi oleh kepedulian tim kecamatan ini tercetus karena saat survei di google tidak ditemukan laman khusus Kecamatan Pakis Aji Jepara. Padahal informasi dasar mengenai Pakis Aji seharusnya sudah bisa diakses mahasiswa KKN yang sedang menyusun rencana program.
            Langkah awal yang dilakukan tim kecamatan adalah membuatkan akun gmail kemudian langsung mendaftarkannya ke akun blogspot. Setelah blog dengan alamat laman pakisajijepara.blogspot.com terbentuk, beberapa informasi dasar yang telah diperoleh saat pembekalan pun dimasukkan. Kemudian tim kecamatan menuju Kantor Kecamatan Pakis Aji guna mneyerahkan blog tersebut kepada pegawai di kantor kecamatan. Ristiani, perempuan itu ditunjuk oleh Sekretaris Kecamatan untuk menerima sekaligus mengelola blog selanjutnya.

Kamis, 19 Juli 2012

Pakis Aji Jepara Kedatangan TIM II KKN-PPM Undip

suasana saat mahasiswa KKN disambut di Jepara

Jepara (19/7/2012)  – Terhitung sejak tanggal 16 Juli 2012 hingga 15 Agustus mendatang, Kecamatan Pakis Aji Kabupaten Jepara akan diwarnai dengan beragam kegiatan dari TIM II KKN-PPM Universitas Diponegoro (Undip). Keseluruhan program yang telah dibuat berkaitan dengan tiga bidang yaitu UMKM, Potensi Unggulan dan BKKBN.
Sebanyak delapan tim disebar ke delapan desa yang ada di Pakisaji yaitu Mambak, Bulungan, Lebak, Plajan, Tanjung, Kawak, Slagi, dan Suwawal Timur. Setiap tim terdiri atas 12-13 orang dengan total 102 mahasiswa. Selama di Pakis Aji mereka tinggal di kediaman petinggi, carik, atau warga yang rumahnya memang kerap digunakan untuk kegiatan KKN.
Sebelum dilepas secara resmi oleh Rektor Undip, setiap tim harus sudah mengumpulkan rencana kegiatan yang dalam bentuk Laporan Rencana Kegiatan (LRK). Pelaksanaan kegiatan-kegiatan tersebut tersebar di berbagai lokasi/komunitas, di antaranya adalah SD, Balai Desa, Posyandu, PKK, Karang Taruna, dll. Dalam pelaksanaannya, selama jangka waktu 16 Juli-15 Agustus setiap mahasiswa harus menyelesaikan 3 program pokok ditambah 2 program pokok tambahan serta program bantu kepada desa masing-masing.
KKN merupakan mata kuliah yang berbobot 3 SKS. Sehingga, setiap mahasiswa harus menghabiskan minimal 288 jam/30 hari dengan ketentuan tidak boleh ada kegiatan saat memasuki minggu ke-4.. Hal tersebut dikarenakan minggu terakhir akan digunakan untuk kegiatan monitoring dan evaluasi (monev) oleh pihak LPPM Undip atau yang mewakili.
Selain kegiatan-kegiatan yang telah diprogramkan oleh setiap tim desa, dalam KKN-PPM ini telah dibentuk juga tim kecamatan yang juga harus melaksanakan program untuk Kecamatan Pakis Aji secara umum. Program yang telah disusun dalam LPK Kecamatan Pakis Aji yaitu, Expo, Pembuatan web blog Kecamatan Pakis Aji dan Papanisasi Jarak Desa.***