![]() |
| suasana saat mahasiswa KKN disambut di Jepara |
Jepara (19/7/2012) – Terhitung sejak tanggal 16 Juli 2012 hingga 15 Agustus mendatang, Kecamatan Pakis Aji Kabupaten Jepara akan diwarnai dengan beragam kegiatan dari TIM II KKN-PPM Universitas Diponegoro (Undip). Keseluruhan program yang telah dibuat berkaitan dengan tiga bidang yaitu UMKM, Potensi Unggulan dan BKKBN.
Sebanyak delapan tim
disebar ke delapan desa yang ada di Pakisaji yaitu Mambak, Bulungan, Lebak,
Plajan, Tanjung, Kawak, Slagi, dan Suwawal Timur. Setiap tim terdiri atas 12-13
orang dengan total 102 mahasiswa. Selama di Pakis Aji mereka tinggal di
kediaman petinggi, carik, atau warga yang rumahnya memang kerap digunakan untuk
kegiatan KKN.
Sebelum dilepas
secara resmi oleh Rektor Undip, setiap tim harus sudah mengumpulkan rencana kegiatan
yang dalam bentuk Laporan Rencana Kegiatan (LRK). Pelaksanaan kegiatan-kegiatan
tersebut tersebar di berbagai lokasi/komunitas, di antaranya adalah SD, Balai
Desa, Posyandu, PKK, Karang Taruna, dll. Dalam pelaksanaannya, selama jangka
waktu 16 Juli-15 Agustus setiap mahasiswa harus menyelesaikan 3 program pokok
ditambah 2 program pokok tambahan serta program bantu kepada desa masing-masing.
KKN merupakan mata
kuliah yang berbobot 3 SKS. Sehingga, setiap mahasiswa harus menghabiskan
minimal 288 jam/30 hari dengan ketentuan tidak boleh ada kegiatan saat memasuki
minggu ke-4.. Hal tersebut dikarenakan minggu terakhir akan digunakan untuk
kegiatan monitoring dan evaluasi (monev) oleh pihak LPPM Undip atau yang
mewakili.
Selain kegiatan-kegiatan
yang telah diprogramkan oleh setiap tim desa, dalam KKN-PPM ini telah dibentuk
juga tim kecamatan yang juga harus melaksanakan program untuk Kecamatan Pakis Aji
secara umum. Program yang telah disusun dalam LPK Kecamatan Pakis Aji yaitu,
Expo, Pembuatan web blog Kecamatan Pakis Aji dan Papanisasi Jarak Desa.***

Tidak ada komentar:
Posting Komentar